Sangatta – Upaya menciptakan desa yang aman, rukun, dan modern kini makin nyata di Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara. Pemerintah desa tersebut telah memasang 18 unit kamera pengawas (CCTV) di berbagai lokasi strategis sebagai langkah proaktif dalam menjaga ketertiban masyarakat serta mendukung transformasi layanan publik berbasis teknologi.
Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, menyatakan bahwa pemasangan CCTV merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mengoptimalkan sistem keamanan lingkungan yang adaptif terhadap kebutuhan warga. Menurutnya, keberadaan CCTV tak hanya menjadi pencegah tindak kejahatan, tetapi juga alat bantu dalam koordinasi penanganan insiden di lapangan.
“InsyaAllah tahun depan kami akan menambahkan CCTV lagi. Tahun ini ada 18 titik yang sudah terpasang, dan ke depan akan terus kami maksimalkan,” kata Hamriani saat ditemui pada Jumat (14/11/2025) kemaren.
Ia juga mengungkapkan bahwa Desa Singa Gembara telah mendapat apresiasi dari Polres Kutai Timur berkat kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami berharap dengan adanya CCTV di tiap titik, warga merasa aman dan membantu kamtibmas di wilayah Desa Singa Gembara,” ujarnya.
Sistem CCTV yang diterapkan mencakup pemantauan area publik, titik rawan kriminalitas, serta ruang-ruang yang sering menjadi lokasi aktivitas warga. Teknologi ini juga berperan sebagai arsip digital jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pembuktian hukum atau evaluasi pelayanan publik.
Sebagian kamera pengawas bahkan sudah terkoneksi dengan jaringan internal desa, memungkinkan pemantauan secara langsung oleh perangkat desa. Masyarakat juga bisa mengakses data rekaman jika dibutuhkan melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain aspek keamanan, kehadiran CCTV turut mendukung peningkatan transparansi dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan desa. Ini juga menjadi bagian dari inovasi layanan publik menuju desa cerdas (smart village).
Dengan alokasi dana desa dan tambahan anggaran RT sebesar Rp250 juta tahun mendatang, sistem keamanan digital di Singa Gembara akan diperluas ke lebih banyak titik. Pemerintah desa juga berencana menerapkan teknologi nirkabel agar pemantauan bisa dilakukan secara jarak jauh, sebagaimana telah dilakukan oleh beberapa desa lain yang mengembangkan portal pengawasan khusus.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kutai Timur dalam membangun budaya sadar keamanan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar. (ADV).
