Cirebon – Di tengah hiruk-pikuk kota, Kelurahan Pekiringan menjadi panggung bagi salah satu finalis Jaka Rara Cirebon 2025 untuk menorehkan jejak pengabdian yang berbeda. Dengan tema “Tumbuh Sehat, Tumbuh Hebat: Membangun Generasi Cirebon Cerdas, Sehat, dan Berbudaya”, program ini menyasar pelestarian budaya melalui permainan tradisional dan edukasi keamanan pangan. Program pengabdian ini berlangsung selama satu bulan, dari 20 April hingga 11 Mei 2025.
Sebagai bagian dari 22 finalis yang mewakili masing-masing kelurahan di Kota Cirebon, finalis ini memilih Pekiringan, tempat domisilinya, sebagai lokasi pengabdian. Kelurahan ini dikenal dengan dominasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta keberadaan pusat perbelanjaan seperti Grage Mall, CSB, dan Transmart.
“Saya ingin memberikan pengabdian yang berbeda. Setelah berdiskusi dengan pihak kelurahan, saya menemukan potensi unik di Pekiringan, yaitu Kampung Karakter,” ujar Michelin Harosan finalis tersebut saat diwawancarai pada Selasa (20/5/2025). Kampung Karakter merupakan inisiatif yang membagi 11 RW di Pekiringan menjadi kampung tematik, seperti Kampung Aman, Kampung Ramah Anak, Kampung Pro Iklim, dan Kampung Religius.
Dalam programnya, finalis ini mengadakan kegiatan bermain sambil belajar untuk anak-anak, dengan tujuan mengurangi ketergantungan pada gawai dan meningkatkan interaksi sosial. “Kami melatih mereka untuk bersosialisasi, menyampaikan pendapat, dan kembali menikmati permainan tradisional bersama teman-teman sebayanya,” jelasnya.
Selain itu, edukasi keamanan pangan juga diberikan kepada ibu-ibu di kelurahan tersebut, guna mencegah stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak. “Sebagai kader BPOM Indonesia sejak 2021, saya merasa penting untuk membagikan pengetahuan tentang keamanan pangan kepada masyarakat,” tambahnya.
Inovasi lain yang diperkenalkan adalah promosi pariwisata berbasis teknologi Augmented Reality (AR), yang bertujuan untuk mengangkat budaya Cirebon ke ranah digital. “Teknologi harus dimanfaatkan sebagai jembatan ke masa depan, bukan ditinggalkan,” tuturnya.
Tujuan utama ajang Jaka Rara sendiri memang untuk mengungkap peran-peran anak muda yang berprestasi di Cirebon. Oleh karena itu Kelin ingib mengenalkan mereka melalui advokasi bertajuk InspireCase.id atau InspireCase Indonesia. Advokasi ini menjadi ruang bagi anak-anak muda yang ingin berprestasi, mencari motivasi, atau menginspirasi generasinya.
Melalui pendekatan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, diharapkan dapat membentuk generasi Cirebon yang lebih cerdas, sehat, dan berbudaya.
