Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PKS Dr. Agusriansyah Ridwan, menyoroti pentingnya inovasi kebijakan untuk memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Berau. Dalam wawancara di Gedung E DPRD Kaltim pada Senin (5/5/2025) kemaren. Pria kelahiran Samarinda 25 August 1975 ini menekankan perlunya skema investasi yang memudahkan pengembangan wisata lokal.
Agusriansyah menyarankan agar pemerintah daerah mempertimbangkan pemberian insentif, subsidi, atau dukungan langsung kepada pelaku usaha pariwisata dan UMKM setempat. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya operasional, sehingga harga layanan wisata menjadi lebih terjangkau bagi wisatawan.
“Kita perlu menciptakan ekosistem yang mendukung, di mana pelaku wisata lokal mendapat kemudahan akses investasi dan dukungan finansial,” ujar Dr. Agusriansyah saat diwawancarai di Gedung E DPRD Kaltim.
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi wisata, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.
Lebih lanjut Dr. Agusriansyah menyoroti peran strategis Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengelolaan destinasi wisata. Menurutnya, sinergi antara Pokdarwis dan BUMDes yang memiliki sumber daya manusia dan manajemen yang baik dapat memperkuat struktur kelembagaan pariwisata di tingkat desa.
“Wilayah yang sudah memiliki Pokdarwis harus dibangun konsolidasi kelembagaan. Pokdarwis yang melaksanakan kegiatan, sementara BUMDes sebagai pengelola keuangan dan aset,” jelasnya. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan profesionalisme dalam pengelolaan wisata desa.
Kabupaten Berau, yang dikenal dengan keindahan alamnya seperti Kepulauan Derawan dan Labuan Cermin, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas, dan kapasitas kelembagaan masih menjadi hambatan dalam pengembangan sektor ini.
Dr. Agusriansyah berharap bahwa dengan adanya dukungan kebijakan yang tepat, termasuk insentif dan penguatan kelembagaan, pariwisata Berau dapat berkembang lebih pesat. “Dengan pendekatan yang holistik dan partisipatif, kita bisa menjadikan Berau sebagai destinasi wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya.(ADV).
