Mojokerto – Pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Prof Dr Asep Saefudin Chalim. Beliau menggelar pengajian pagi kajian kitab Mukhtarul hadist di masjid kampus Institut pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) Sabtu,(2/4/2022) pagi. Pengajian pertemuan ini sekaligus memberikan arahan motivasi kepada para santri sekaligus mahasiswa Amanatul Ummah untuk menyambut datangnya bulan Ramadan 1443H.
Dalam pengajian pagi ini, Kiai Asep Saefudin Chalim sapaan akrab Kiai Asep sangat banyak menjelaskan makna hadist Nabi makna peran memimpin umat dan kebarokahan nya. Beliau kutip dalam referensi kitab Mukhtarul Al hadits Al Nabawiyah wa al hukm Al Muhammadiyyah karangan Sayyid Ahmad al- Hasyimi.
Peran pemimpin
“Barang siapa yang mendapat amanah untuk menjadi pemimpin, sudah seharusnya mereka menjadi pemimpin yang adil, jujur, amanah, dan berpihak kepada Umat nya. Kepemimpinan yang adil tersebut adalah salahsatu bentuk nyata untuk mensejahterakan rakyat nya, ujar Kiai Asep dalam keterangan kitab Mukhtarul hadist
Menukil dari keterangan Karangan kitab Mukhtarul hadist :
Sungguh peran pemimpin yang amanah serta Kuat (profesional) adalah keberkahannya untuk para umat nya,
”Seorang pemimpin yang berani menegakkan keadilan akan lebih membersihkan bumi daripada hujan selama empat puluh hari. Mengapa demikian? Karena, keadilan dan amanah akan membersihkan segalanya, salahsatunya peran Gus Barra memimpin Bupati Mojokerto untuk memaksimalkan kesejahteraan untuk umat. Karena itu adalah janji Allah siapa yang berbuat adil kehidupannya akan semakin terjamin dalam lindungan Allah SWT ” jelas Kiai Asep dihadapan para mahasiswa IKHAC , Sabtu 2 April 2022.
Kiai Asep juga akan memberikan contoh untuk menunjukan peran pemimpin yang adil dalam mensejahterakan rakyat nya dengan program Ramadan tahun 2022. Program ini salahsatunya mengadakan buka puasa bersama dengan masyarakat khususnya masyarakat Mojokerto
Nantinya, masjid kampus institut KH Abdul Chalim IKHAC ini akan penuh dengan Al-Qur’an kurang lebih 1000 Al Qur’an sebagai pelengkap untuk meramaikan kebaikan. Dan menghidupkan warna warni kebaikan bulan Ramadan dan malam Lailatul Qadar, sehingga program Ramadan menjadi Barokah
Kiai Asep berpesan dalam menyambut bulan Ramadan tahun 2022 ini mahasiswa agar selalu gembira dan sungguh-sungguh melakukan warna warni kebaikan. Salahsatunya dengan cara membaca Alqur’an, membaca Al-Qur’an di masjid kampus untuk meramaikan masjid kampus institut KH Abdul Chalim ini, dan lakukan kebaikan bersedekah. Melaksanakan program Ramadan penuh kebarokahan dan penuh loyalitas semangat sehingga ibadah dalam melaksanakan Ramadan di terima Allah SWT pungkasnya.
