Mojokerto – Di balik julukannya sebagai “Kota Onde-Onde”, Mojokerto menyimpan pesona yang tak terduga. Kota kecil ini, dengan luas hanya 20,48 kilometer persegi, menjelma menjadi sebuah destinasi wisata yang penuh dengan sejarah, budaya, dan inovasi.
Merupakan salah satu kota terkecil di Indonesia
Kota Mojokerto merupakan salah satu kota terkecil di Indonesia dengan luas wilayah hanya 20,48 kilometer persegi dengan tiga kecamatan. Meski kecil kota ini memiliki jumlah penduduk yang cukup padat yakni 140.730 jiwa.
Kota Mojokerto tercatat sebagai kota dengan luasan wilayah terkecil ketiga setelah Kota Magelang di Jawa Tengah dan Kota Sibolga di Sumatera Utara.
Menyusuri Jejak Sang Proklamator
Mojokerto juga menjadi saksi bisu masa kecil Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Jejak-jejaknya dapat ditemukan di berbagai tempat, seperti SDN Purwotengah (dulu Sekolah Ongko Loro) dan SMP Negeri 2 Kota Mojokerto (dulu Europesche Legore School). Mengunjungi tempat-tempat ini membawa kita pada perjalanan hidup sang proklamator dan memahami pemikirannya yang revolusioner.
Kota Terinovatif dan Penuh Kejutan
Meski kecil, Mojokerto patut diperhitungkan. Dua tahun berturut-turut, kota ini dinobatkan sebagai Kota Terinovatif se-Indonesia. Inovasi-inovasi yang dilahirkan, seperti e-government, Smart City, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mengantarkan Mojokerto menuju masa depan yang gemilang.
Surga Kuliner dan Belanja
Bagi pecinta kuliner, Mojokerto adalah surga. Sajian khas seperti onde-onde, nasi krawu, dan rawon selalu menggoda selera. Pusat Grosir Sepatu (PGS) menjadi tempat favorit bagi para pencinta sepatu dengan harga terjangkau.
Spirit of Mojopahit
Lebih dari sekadar kota kecil, Mojokerto adalah sebuah perwujudan semangat Mojopahit. Semangat kejayaan, inovasi, dan budaya yang diwariskan kerajaan kuno ini terus hidup dan berkembang di kota ini. Mengunjungi Mojokerto berarti menyelami sejarah, merasakan denyut modernitas, dan mencicipi kelezatan kulinernya.
