Sidoarjo – Penguatan ketahanan pangan dan kesiapan operasional menjadi perhatian Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas), Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo, S.I.P., saat melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Muljono, Surabaya, yang berlokasi di Sedati Agung, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk melihat langsung kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pertahanan udara, tetapi juga meninjau berbagai inovasi ketahanan pangan yang dikembangkan Lanud Muljono. Dalam kesempatan itu, Pangkoopsudnas turut menyerahkan bantuan kendaraan operasional roda tiga guna mendukung kelancaran aktivitas dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan pangkalan.
Dalam agenda tersebut, Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo didampingi Panglima Komando Daerah Udara II (Pangkodau II), Marsekal Muda TNI M. Untung Suropati, S.E., bersama sejumlah pejabat utama Komando Operasi Udara Nasional.
Kedatangan rombongan disambut Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo, S.Sos., M.A.P., beserta jajaran pejabat dan personel yang bertugas di pangkalan tersebut.
Mengawali rangkaian kegiatan, Pangkoopsudnas menerima paparan komando dari Danlanud Muljono mengenai kondisi satuan, pelaksanaan tugas, kesiapan personel, serta berbagai program pembinaan dan pengembangan yang tengah dilaksanakan.
Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai langkah-langkah Lanud Muljono dalam mengoptimalkan kemampuan satuan, termasuk penguatan dukungan operasional, pengelolaan logistik, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
Setelah menerima paparan, Pangkoopsudnas melanjutkan agenda dengan mengunjungi sejumlah lokasi pengembangan ketahanan pangan yang dikelola Lanud Muljono.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut meliputi peternakan kambing, pengelolaan ayam petelur, hingga budidaya ikan nila menggunakan sistem kolam keramba.
Melalui peninjauan langsung, Pangkoopsudnas melihat pelaksanaan program sekaligus perkembangan pengelolaan sektor peternakan dan perikanan yang menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Pengembangan peternakan kambing dan ayam petelur merupakan salah satu bentuk pemanfaatan potensi lahan serta sumber daya satuan untuk mendukung ketersediaan bahan pangan.
Sementara itu, budidaya ikan nila dengan sistem keramba menjadi bagian dari diversifikasi kegiatan produktif yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan sesuai kemampuan dan kebutuhan pangkalan.
Program ketahanan pangan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam mendukung kebutuhan internal satuan, tetapi juga mendorong pengelolaan sumber daya secara lebih efektif, produktif, dan berkesinambungan.
Selain sektor ketahanan pangan, perhatian Pangkoopsudnas juga diarahkan pada peningkatan fasilitas penunjang kegiatan operasional Lanud Muljono.
Pada penghujung kunjungan, Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo secara langsung menyerahkan bantuan kendaraan transportasi roda tiga kepada pihak Lanud Muljono.
Kendaraan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membantu mobilitas barang dan kebutuhan operasional sehari-hari, sehingga aktivitas pendukung tugas satuan dapat berlangsung lebih lancar dan efisien.
Bantuan sarana transportasi itu sekaligus menjadi bentuk dukungan pimpinan terhadap peningkatan kemampuan satuan dalam melaksanakan berbagai kegiatan, baik yang berkaitan dengan operasional penerbangan maupun tugas pendukung lainnya.
Secara terpisah, Komandan Lanud Muljono, Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo, menyampaikan bahwa kunjungan kerja Pangkoopsudnas memiliki arti penting dalam mendorong peningkatan kesiapan dan kemampuan pangkalan.
“Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan kesiapan Lanud Muljono semakin meningkat dalam mendukung berbagai tugas, mulai dari dukungan operasi penerbangan, pembinaan personel, bidang logistik, hingga pengembangan program ketahanan pangan,” ujar Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo.
Menurutnya, berbagai aspek yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas Lanud Muljono sebagai salah satu satuan TNI Angkatan Udara.
Penguatan kesiapan operasional perlu berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan personel, ketersediaan fasilitas pendukung, serta optimalisasi program yang memberikan manfaat bagi lingkungan satuan.
Keberadaan program ketahanan pangan juga menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan satuan dapat dikembangkan melalui sektor produktif, tanpa mengesampingkan tugas utama dalam mendukung operasi penerbangan dan kepentingan pertahanan negara.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, kegiatan peternakan dan perikanan di lingkungan pangkalan berpotensi menjadi salah satu unsur pendukung kemandirian serta pemanfaatan sumber daya secara optimal.
Kunjungan Pangkoopsudnas ke Lanud Muljono menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pembinaan satuan, peningkatan fasilitas operasional, dan pengembangan ketahanan pangan. Melalui dukungan tersebut, Lanud Muljono diharapkan semakin siap menjalankan tugas sekaligus mengembangkan program produktif yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan TNI Angkatan Udara. (Wan)
