Jember – Dalam ajang “Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri 2025” yang diselenggarakan oleh JTV, Bupati Jember Muhammad Fawait kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif kategori penyelesaian pengaduan dan peningkatan pelayanan publik.
Penghargaan tersebut diterima oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, yang hadir mewakili Gus Fawait di Surabaya pada Selasa malam (1/7/2025). Ia menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi tersebut, sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi.
“Gus Bupati sudah memberikan sinyal akan hadirnya lebih banyak kejutan positif dari Kabupaten Jember ke depan. Ini adalah motivasi untuk Jember Baru, Jember Maju,” ujar Regar saat menyampaikan sambutan.
Acara yang digelar JTV ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kinerja luar biasa pemerintah daerah se-Jawa Timur dalam menghadirkan inovasi selama 100 hari terakhir. Kabupaten Jember dinilai menonjol karena program-program seperti Wadul Gus’e dan Cinta e-RDKK untuk petani yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Program Wadul Gus’e sendiri merupakan kanal pengaduan publik berbasis teknologi yang memungkinkan warga menyampaikan keluhan, kritik, dan aspirasi secara cepat dan transparan. Laporan warga diterima langsung oleh jajaran Pemkab dan ditindaklanjuti secara cepat, menjadikannya sebagai model kontrol sosial yang efektif.
Dengan penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat komitmennya sebagai pelopor inovasi daerah. Di bawah kepemimpinan Gus Fawait, Pemkab bertekad memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan warga secara merata.
Partisipasi Jember dalam ajang ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusinya dalam mewujudkan semangat “Jawa Timur Merajut Gerbang Baru Nusantara”. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi dan kolaborasi menjadi kunci masa depan Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.
“Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan memberdayakan masyarakat, Jawa Timur siap membuka era baru Nusantara yang lebih progresif,” tuturnya.
Dengan pencapaian ini, Gus Fawait tak hanya memperkuat reputasinya sebagai pemimpin progresif, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi transformasi layanan publik di Jember. (ADV).
