BOGOR – Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB), melakukan kunjungan akademik ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 5 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kelembagaan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam penelitian, pengembangan inovasi, dan publikasi ilmiah bersama lembaga riset nasional.
Dalam kunjungan tersebut, tim Prodi MSP FPIK UB mengunjungi Pusat Riset Mikrobiologi Terapan serta Pusat Riset Vaksin dan Obat BRIN untuk mengenal lebih dekat fokus penelitian yang dikembangkan serta menjajaki keterkaitannya dengan bidang sumber daya perairan, kesehatan organisme akuatik, mikrobiologi lingkungan, dan bioteknologi perairan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas penelitian, meliputi Laboratorium Mikroalga, Laboratorium Bakteriologi, dan Laboratorium Genomik. Melalui kegiatan ini, tim memperoleh informasi mengenai kapasitas fasilitas, instrumen penelitian, serta peluang pemanfaatannya untuk mendukung riset di bidang lingkungan dan sumber daya perairan dengan pendekatan mikrobiologi, molekuler, dan genomik.
Selain meninjau fasilitas laboratorium, kunjungan ini juga menjadi ruang diskusi antara Prodi MSP FPIK UB dan para peneliti BRIN untuk membahas peluang penelitian bersama, pemanfaatan laboratorium, pertukaran keahlian, hingga penyusunan publikasi ilmiah kolaboratif.
Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa, memperluas penerapan pendekatan multidisiplin, serta menghasilkan kajian ilmiah yang relevan bagi pengelolaan sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Upaya ini sekaligus merepresentasikan Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Bermutu melalui penguatan kapasitas akademik dan pengalaman riset, serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan fasilitas penelitian dan pengembangan inovasi berbasis ilmu pengetahuan.
Penguatan kolaborasi riset ini juga memiliki relevansi dengan upaya menjaga ekosistem dan sumber daya perairan. Pengembangan penelitian yang mengintegrasikan mikrobiologi, bioteknologi, dan kajian lingkungan berpotensi mendukung penyelesaian berbagai persoalan perairan serta mendorong pengelolaan sumber daya akuatik yang lebih berkelanjutan, sejalan dengan SDG 14: Ekosistem Lautan.
Sementara itu, penjajakan kerja sama antara Prodi MSP FPIK UB dan BRIN mencerminkan pentingnya kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional dalam memperkuat ekosistem penelitian, sebagaimana diamanatkan dalam SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui kunjungan akademik ini, Prodi MSP FPIK UB menegaskan komitmennya untuk memperluas jejaring riset dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi lintas institusi.
Ke depan, sinergi dengan BRIN diharapkan dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan dalam penelitian bersama, publikasi ilmiah, pemanfaatan fasilitas riset, dan pengembangan inovasi yang berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta pengelolaan sumber daya perairan di Indonesia.
